dcAIDigital Citizenship AIFamily Safety Guardian

Fakta dan riset

Risiko yang dihadapi anak di dunia digital, menurut angka

Angka dari lembaga dan jurnal yang dirujuk, untuk setiap masalah yang dibantu dcAI. Setiap angka mengikuti sumbernya dan bisa dibuka lewat tautannya.

Grooming dan eksploitasi seksual online

Yang dilakukan dcAI: dcAI mengenali pola pendekatan bertahap di obrolan dan memberi anak pengingat pada saat itu juga.

Perundungan siber

Jajak pendapat U-Report diikuti secara sukarela, sehingga hasilnya tidak mewakili seluruh anak muda Indonesia.

Yang dilakukan dcAI: dcAI mengenali perundungan, ancaman, dan kata kasar, baik yang diterima maupun yang ditulis anak.

Paparan pornografi

Yang dilakukan dcAI: dcAI menahan situs dewasa di ponsel anak.

Judi online

Yang dilakukan dcAI: dcAI menahan situs judi di ponsel anak.

Ujaran kebencian dan paham kekerasan

  • 620

    anak di Indonesia terpapar paham kekerasan dan radikalisme melalui media sosial sepanjang Januari hingga 26 Agustus 2026.

    BNPT, melalui ANTARA, 2026
  • 110

    anak usia 10 sampai 18 tahun di 23 provinsi diduga direkrut jaringan terorisme, awalnya lewat platform terbuka dan gim online.

    Polri, melalui ANTARA, 2025
  • 17%

    anak usia 12 sampai 16 tahun di 19 negara Eropa melihat pesan kebencian setidaknya sebulan sekali, konten berbahaya yang paling sering mereka temui.

    EU Kids Online, 2020

Yang dilakukan dcAI: dcAI menahan situs kebencian di ponsel anak.

Data pribadi dan orang asing

Yang dilakukan dcAI: dcAI menyamarkan nama, nomor, alamat, dan sekolah di ponsel, dan mengaburkan data pribadi di gambar sebelum dibagikan.

Layar, jam tidur, dan video pendek

  • 36%

    remaja usia 13 sampai 17 tahun di Amerika Serikat memakai setidaknya satu dari lima platform besar hampir terus-menerus; 21% untuk TikTok saja.

    Pew Research Center, 2025
  • -3 menit

    total tidur untuk setiap tambahan 10 menit layar di tempat tidur, pada remaja usia 11 sampai 14 tahun (satu studi, 79 peserta).

    Brosnan dkk., JAMA Pediatrics, 2024
  • 50,3%

    siswa laki-laki di empat SMP di Jakarta sering atau selalu bermain gim online sebelum tidur (perempuan 21,7%).

    Gandaputra dkk., IJERPH, 2021

Yang dilakukan dcAI: Orang tua mengatur batas harian, jam tidur, dan jeda setelah lama menonton video pendek.

Waktu bermain gim

  • 22%

    remaja bermain setidaknya 4 jam pada hari mereka bermain gim; 34% bermain setiap hari (44 negara dan wilayah Eropa, Asia Tengah, dan Kanada).

    WHO/Europe, studi HBSC, 2024
  • 12%

    remaja berisiko memiliki pola bermain gim yang bermasalah, laki-laki 16% dan perempuan 7%.

    WHO/Europe, studi HBSC, 2024

Yang dilakukan dcAI: Orang tua mengatur batas waktu untuk kategori game.

Kenakalan remaja yang diajak lewat online

  • 312 ribu

    penyalahguna narkoba di kelompok usia remaja (pelajar) di Indonesia, menurut survei prevalensi 2023.

    BNN, melalui ANTARA, 2025

Belum ada angka nasional tentang ajakan tawuran yang dibuat lewat online. Polrestabes Makassar menyebut tawuran pelajar sering diatur lewat "janjian COD" di media sosial, dan menjalankan patroli siber (ANTARA, 2025).

Yang dilakukan dcAI: dcAI mengenali ajakan tawuran, narkoba, miras, atau membawa senjata tajam di obrolan, dan menahan situs narkoba.

Anak dan internet

Cara membaca angka ini

Studi berbeda dalam usia, wilayah, cara survei, dan definisi, jadi angka antar topik tidak bisa dibandingkan langsung. Studi regional disebut wilayahnya. Angka lembaga pemerintah Indonesia dikutip dari ANTARA, kantor berita negara, yang mengutip pejabatnya secara langsung. Sumber dibuka dan diperiksa pada Oktober 2026.